Headline

3.463 Unit Hunian Tetap bagi Korban Bencana di Sulteng Telah Dihuni

0

Kerjha ― Hingga saat ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan 3.463 unit hunian tetap (huntap) atau setara 45 persen dari total rencana 7.682 unit hunian di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kini hunian tetap yang sudah jadi tersebut juga telah dihuni oleh para penerima manfaat. Langkah ini merupakan upaya  rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan likuifaksi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada 2018 silam.

“Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan huntap dan infrastruktur permukiman, kami mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk dapat menyelesaikan permasalahan lahan hingga akhir Juni 2022, agar target penyelesaian seluruh kegiatan fisik pada Desember 2023 dapat tercapai,” ujar Sekretaris Jenderal, Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah pada acara Serah Terima Kelola Huntap dan Fasilitas Lainnya serta Sekolah pada Lokasi Pascabencana Sulawesi Tengah, Kamis (19/5) lalu.

Pembangunan hunian tetap ini dilakukan di tiga kabupaten/kota yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Di Kota Palu, Kementerian PUPR membangun 230 unit hunian tetap di Kawasan Duyu, 1.056 unit di Kawasan Tondo 2, sebanyak 1.056 unit di Kawasan Talise, 663 unit di Kawasan Petobo, 52 unit di Kawasan Satelit Balaroa, 45 unit di Kawasan Mandiri Kota Palu Tahap 1, sebanyak 233 unit di Kawasan Mandiri Kota Palu Tahap 2A, dan 45 unit di Kawasan Lere Tahap 2C.

Di Kabupaten Sigi dibangun di Kawasan Pombewe dibangun Tahap 1A sebanyak 400 unit, Tahap 1B sebanyak 205 unit dan Tahap 2A sebanyak 40 unit. Di Kawasan Satelit Tahap 1B di Lembara dan Salua sebanyak 125 unit. Sementara pembangunan Tahap 2B di Bangga, Sibalaya Utara dan Sibaya Selatan sebanyak 472 unit, yang masih dalam tahap persiapan.

Di Kabupaten Donggala hunian tetap satelit dan prasarana dasar permukiman Tahap 1B  sebanyak 622 unit telah selesai. Hunian tetap satelit dan prasarana dasar permukiman Tahap 2A sebanyak 377 unit dan Tahap 2B sebanyak 135 unit masih dalam tahap persiapan. (PUT)

Tulisan Terkait

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *