Headline

Agar Pantai Bebas Parapat Semakin Cantik

0

Kerjha ― Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan penataan Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Upaya ini diwujudkan sebagai upaya untuk terus mempercantik Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), termasuk Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR telah menyusun program Pengembangan KSPN Danau Toba secara terpadu.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Itu yang harus kita jaga betul. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan akan datang sekali saja dan tidak kembali lagi. Prinsip penataan kawasan wisata ini adalah mengubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki, seperti dilansir laman Kementerian PUPR, Selasa (28/12).

Kepala Balai Pengembangan Prasarana Wilayah (BPPW) Sumatera Utara Syafriel Tansier menyatakan, saat ini terdapat sejumlah pekerjaan penataan kawasan di Danau Toba yang rampung hingga akhir 2021, salah satunya adalah penataan Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat di Kabupaten Simalungun.

Menurut Syafriel Tansier, penataan RTP di Pantai Bebas Parapat yang memiliki daya tarik keindahan pemandangan Danau Toba ini, dikerjakan di atas lahan seluas kurang lebih 10.150 meter persegi oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara Direktorat Jenderal Cipta Karya. Dimulai sejak 21 Oktober 2020 hingga 3 November 2021 dengan biaya sebesar Rp 84,6 miliar, penyedia jasa dipercayakan PT Wijaya Karya Bangun Gedung dengan konsultan supervisi PT Yodya Karya (Persero), serta KSO PT Saranabudi Prakarsaripta.

“Lingkup pekerjaannya meliputi, penataan kawasan pantai bebas, penataan ruang terbuka publik Parapat, pembangunan gerbang KSPN arah Medan, dan pembangunan gerbang KSPN arah Silangit. Penataan RTP Pantai Bebas Parapat tersebut juga menghadirkan wahana bermain dan sport seperti, skateboard, joging area, spot selfie dengan paduan hamparan semenanjung Pantai Parapat,” terang Syafriel Tansier.

Pantai Bebas Parapat berada di Kota Wisata Parapat di seberang Danau Toba di wilayah Kabupaten Simalungun. Kawasan ini berjarak 186 km dari Kota Medan dengan waktu tempuh sekitar 3 jam 25 menit melalui Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Syafriel Tansier mengatakan, saat ini terdapat sejumlah pekerjaan penataan kawasan di Danau Toba yang rampung hingga akhir 2021, salah satunya penataan Kampung Ulos Huta Raja dan Huta Siallagan di Kabupaten Samosir.

Selain penataan kawasan, Syafriel Tansier mengatakan, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan sejumlah infrastruktur, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sidikalang Kabupaten Dairi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Parapat Kabupaten Simalungun, dan Pembangunan Toilet KSPN Danau Toba.

Untuk infrastruktur air bersih telah dibangun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) SPAM IKK Merek berkapasitas di 20 liter per detik beserta jaringan perpipaan di Kabupaten Karo. Kemudian pembangunan jaringan perpipaan SPAM IKK Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan. (TUT)

Tulisan Terkait

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *